Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

551 JAMAAH HAJI KUKAR DIVAKSIN MININGITIS

Kamis, 20 Juli 2017

“Satu Jamaah Direkomendasikan ditunda Keberangkatan, Karena Tidak Sesuai Peraturan Pemerintah Tentang Haji” Ujar Kabid P2PL yang disampaikan oleh Syahril, Pengelola Program Haji Dinkes Kukar

 

TENGGARONG- Selama dua hari 18-19 Juli 2017 sebanyak 551 jamaah haji Kutai Kartanegara dilakukan pemberian Vaksin pencegahan penyakit Miningitis. Pemberian vaksin ini diwajibkan sebelum jamaah haji berangkat ke tanah suci menunaikan ibadah Haji. Pemberian vaksin dipusatkan di puskesmas Loa Ipuh Tenggarong.

“Tanggal 18 Juli kemarin, jamaah yang sudah divaksin sebanyak hampir 350 jamaah, sisanya akan dituntaskan di hari kedua,”kata Pengelola Program Kesehatan Haji Kukar, Syahril.

 

Syahril yang bekerja di Dinkes Kukar ini menjelaskan, pemberian vaksin meningitis menjadi wajib, sesuai dengan peraturan pemerintah tentang haji. Seorang Jamaah yang mendapat vaksin meningitis, akan memiliki kekebalan  terhadap bakteri meningitis jenis A,C,W dan Y selama dua tahun. Setelah itu jamaah akan diberikan vaksin ulang bila melakukan perjalanan haji/umroh berikutnya.

 

Pada saat hari pertama pemberian vaksin di Puskesmas Loa Ipuh, ditemukan calon jamaah haji perempuan yang sedang hamil, untuk itu direkomendasikan keberangkatan hajinya ditunda, demi kesehatan dan keselamatan calon jamaah.

“Sebetulnya sesuai ketentuan pemerintah, jamaah haji dalam keadaan hamil diperbolehkan saja, asal usia kandunganya antara minggu ke 14-24, yang kami temukan wanita hamil masih usia kandungan muda, sekitar lima minggu masa kehamilan, maka direkomendasikan keberangkatan jamaah tersebut ditunda”katanya.

 

Dia menambahkan, tim kesehatan yang memberikan vaksin kepada calon jamaah haji Kukar berjumlah sebelas orang terdiri dari dokter dan bidan. Mengingat kondisi cuaca di tanah suci, sebaiknya selain vaksin meningitis juga disarankan vaksin influenza, namun vaksin yang ini tidak diwajibkan. Tim Kesehatan Haji menawarkan kepada calon jamaah, apakah mau diberikan vaksin Influenza, namun ini dikenakan tarif, sedangkan untuk vaksin Miningitis gratis, karena sudah masuk bagian satu paket dari ongkos keberangkatan haji, yang sudah disetorkan ke Kemenang.

“Sebanyak 50 calon jamaah haji, diberikan vaksin Influenza, karena memang kondisi calon jamaah yang rentan influenza. Tahun depan kita upayakan mencari tempat yang lebih luas dari puskesmas Loa Ipuh, karena dirasa ruangan puskesmas tersebut sempit,”jelasnya.

 

Sementara itu seorang calon jamaah haji, Anjar mengatakan, tidak mempersoalkan tempat pemberian vaksin yang sempit, yang terpenting seluruh jamaah bisa terlayani dengan baik saat pemberian vaksin. Dulu saat Anjar mengikuti keberangkatan haji yang pertama kali, pemberian vaksin di RSUD AM Parekesit Tenggarong.

 

“Dulu kami diberi vaksin di RSUD AM Parekesit, yang terpenting pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan agar masyarakat semakin puas,”pungkasnya.

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 3
Hari ini: 34
Total: 9762