Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | RaGaPanTas ( Gerakan Keluarga Peduli Pencegahan & Atasi Stunting ) | Better Information - Better Decision - Better Health

Bimbingan Wilayah PIS-PK di Puskesmas Kota Bangun

Senin, 21 Oktober 2019

Binwil PIS-PK di Puskesmas Kota Bangun

PIS-PK adalah  strategi operasional dari Kementerian kesehatan dalam pelaksanaan Program Indonesia Sehat ( PIS) yang merupakan satu program dari agenda Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Program ini didukung oleh program sektoral lainnya, seperti Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Kerja, dan Program Indonesia Sejahtera. Program Indonesia selanjutnya menjadi program utama pembangunan kesehatan, yang kemudian direncanakan pencapaiannya melalui Rencana Strategi Kementerian Kesehatan 2015-2019, yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015.

PIS-PK menetapkan 12 indikator utama sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga sesuai dengan Permenkes No.39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan PIS-PK. Ke-12 indikator keluarga sehat tersebut, yaitu: (1) keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB); (2) Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan; (3) Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap;(4) Bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif; (5) Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan; (6) Penderita tuberculosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar; (7) Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur; (8) Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak diterlantarkan; (9) Anggota keluarga tidak ada yang merokok; (10) Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN); (11) Keluarga mempunyai akses sarana air bersih, dan; (12) Keluarga menggunakan jamban sehat.

Menurut Nila Farah, S.Kep.Ns, M.kes dari Yankes Primer Provinsi Kaltim ada keterkaitan yang sangat erat antara PIS-PK,  indikator msg2 program di Puskemas dan capaian SPM yang merupakan indikator kinerja Bupati, PIS-PK merupakan input data bagi program yang merupakan proses pelaksanaan kegiatan dan dijadikan sebagai output capaian SPM. PIS-PK mengintegrasikan beberapa program Puskesmas dan mencoba menemukan keterkaitan antara satu masalah dengan masalah lain yang ada di keluarga dan mencoba mencari pemecahan masalahnya dari perspektif kesehatan.

Di kota bangun sendiri dari 13 desa yang merupakan target PIS-PK baru terealisasi 3 desa. Menurut petugas PIS-PK di puskesmas kota bangun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan adalah petugas PIS-PK yang berubah - ubah , warganya yang kadang tidak ada ditempat dan keterbatasan perangkat elektronik untuk memasukkan data di aplikasi Keluarga Sehat.

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 7
Hari ini: 31
Total: 15221