Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

BPJS BERHARAP PUSKESMAS MAKSIMALKAN PELAYANAN

Senin, 13 Maret 2017

“Peserta BPJS Boleh Pindah Faskes Rujukan” Ujar Desi Perwakilan BPJS Samarinda

TENGGARONG- Kamis(23/2) bertempat di Aula Puskesmas Ramak Mahang Tenggarong, BPJS Kesehatan Wilayah Samarinda bersama Dinas Kesehatan Kukar, melakukan Sosialisasi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, yang dihadiri seluruh perwakilan Puskesmas se-Kukar. Sosialisasi yang dilakukan BPJS kesehatan ini bertujuan meminimalisir rujukan kepada peserta BPJS kesehatan ke Rumah Sakit, kalau bisa ditangani oleh Fasuilitas kesehatan tingkat pertama atau Puskesmas.

“ Tujuan dilakukan sosialisasi dari BPJS Kesehatan, bahwa cakupan pelayanan BPJS kesehatan saat ini semakin luas, masyarakat bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan yang ada di Faskes tingkat pertama seperti Puskesmas, tanpa harus dirujuk ke Rumah Sakit, “ kata Plt Sekretaris Dinkes Kukar, Imam Pranawa Utama.

Sementara itu perwakilan BPJS Kesehatan Samarinda, Desi mengatakan, peserta BPJS Kesehatan wilayah Kukar bisa memaksimalkan pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas, karena perbaikan pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas-puskesmas terus ditingkatkan sebagai wujud perbaikan pelayanan public. Dia menjelaskan, dihadapan perwakilan Puskesmas se-Kukar, RS rujukan di Kukar ada tiga RS,yaitu RSUD AM Parekesit Tenggarong, RSUD ABADI Samboja, dan RSUD Dayaku Raja Kota Bangun. 

“ Saat ini BPJS telah menyiapkan Drof Box untuk mempermudah pendaftaran keikutsertaan BPJS Kesehatan yang tidak ditanggung APBN atau APBD, alias peserta Mandiri. Apalagi pemkab Kukar sejak Januari 2017, tidak lagi menanggung Kepesertaan BPJS kesehatan bagi seluruh rakyat Kukar, “ katanya. 

Masih menurut Desi, peserta boleh mengajukan pindah fasilitas kesehatan rujukan antar RS, dalam kondisi darurat atau Emergency, demi memberikan pelayanan yang maksimal kepada anggota BPJS Kesehatan. BPJS meminta kepada Puskesmas-puskesmas untuk bisa menaikan target kunjungan sehat yang ada diwilayah kerja masing-masing. Drop Box untuk memudahkan pendaftaran peserta baru sudah ada di beberapa kecamatan di Kukar. BPJS sudah memetakan Drof Box di beberapa kecamatan, yang ada fasilitas pembayaran seperti ATM atau terdapat mitra pembayaran lainnya, seperti Kantor Pos atau Mini Market Indomaret, untuk mempermudah pembayaran sebagai peserta BPJS Kesehatan Mandiri

“ Dalam kondisi darurat, bisa saja dipindahkan faskes rujukannya, seperti untuk berobat ke RSUD Parekesit yang menjadi rujukan, terlalu jauh bagi pasien asal Muara Badak, bisa dipindahkan ke RSUD AWS Samarinda, atau RS lainnya yang ada di Samarinda, yang sudah menjadi Mitra dengan BPJS, “ ungkapnya.

 

Sementara itu Kepala Puskesmas Muara Badak, Nuraida mengatakan, BPJS harus membuka akses yang lebih mudah untuk beberapa RS yang ada di Samarinda, bagi peserta BPJS kesehatan asal Muara Badak, kasihan masyarakat jika harus bolak balik Samarinda-Muara Badak hanya persoalan perbaikan surat rujukan.

“ Pernah kejadian, ada pasien BPJS sudah mendapatkan rujukan dari Puskesmas Muara Badak ke RSUD AWS, ternyata untuk sakit si pasien tidak bisa ditangani RSUD AWS, dan harus dirujuk ke RS Dirgahayu, masa pasien harus kembali lagi ke puskesmas Muara Badak, untuk mendapatkan rujukan ke RS Dirgahayu, sudah menahan sakit bolak balik lagi, “ ujarnya.(Waa/Ry)

 

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 17
Hari ini: 34
Total: 9762