Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

FASILITASI TEMU PUSKESMAS BADAK BARU DAN SUNGAI SIRING

Kamis, 10 Maret 2016

MUARA BADAK : “ OPTIMALKAN PELAYANAN KESEHATAN WILAYAH PERBATASAN SAMARINDA – KUKAR” Permasalahan kesehatan di wilayah perbatasan Samarinda Kukar khususnya yang barada Puskesmas Badak Baru Kukar dan Puskesmas Sungai Siring Samarinda mulai ada titik terang. Hal ini terungkap setelah ada pertemuan kedua puskesmas terkait pelayanan kesehatan yang diberikan bagi masyarakat kedua wilayah  tersebut serta menyepakati untuk tetap memberikan pelayanan terbaik dan menyelesaikan setiap permaslahan yang timbul dengan membentuk forum komunikasi antar petugas dan pertemuan secara berkala. Ujar Sahat Sekretaris Dinkes Kukar saat memimpin acara pertemuan di Kantor Desa Tanah Datar Kukar yang dihadiri oleh Jajaran Dinas Kesehatan Kukar, Puskesmas Badak Baru dan Puskesmas Sungai Siring Samarinda . (25/2).

 Sekretaris Dinkes Selaku Ketua Rombongan

Dari hasil pertemuan ini terungkap beberapa permasalahan diantaranya adalah banyak warga Kukar terutama dari Desa Sungai Bawang, Salok Celak, Salok Celai dan Tanah Datar yang dilayani di Puskesmas Sungai Siring namun datanya belum di feed back oleh puskesmaas tersebut, Pelayanan program KIA warga Kukar tetap diberikan oleh Puskesmas Sungai Siring namun tidak sampai ke Home Visite, Puskesmas Sungai Siring meminta kontrol rawat jalan pasien Kukar ditindaklanjuti oleh puskesmas Badak Baru, Keterbatasan sarana di Pusban Sungai Karang Mumus sehingga masyarakat Kukar lebih sering berobat ke Puskesmas Sungai Siring. Pasien TB dan Kusta dari Kukar yang berobat ke Sungai Siring pada tahap awal tetap dilakukan penanganan, namun pada tahap berikutnya diminta untuk Puskesmas Badak Baru yang melakukan penangannya lebih lanjut.

 Kepala Puskesmas Badak Baru dan Pusban Sungai Karang Mumus

Terkait hal diatas, Sahat mengatakan akan dibentuk forum komunikasi antara dua puskesmas wilayah perbatasan tersebut dan menyepakati beberapa hal sebagai berikut :

  1. Puskesmas Sungai Siring akan tetap menerima pasien rawat jalan dari wilayah Kukar namun untuk kontrol berobatnya diminta Pusban Sungai Karang Mumus menangani hal tersebut.
  2. Puskesmas Badak Baru melalui Pusban Sungai Karang Mumus melakukan kunjungan rumah untuk kasus pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.
  3. Untuk kelanjutan pasien TB dan Kusta yang sudah berobat ke Puskesmas Sungai Siring akan ditindaklanjuti penangannya oleh Puskesmas Badak Baru.
  4. Hal-hal lain terkait dengan permasalahan kesehatan yang muncul antara kedua Puskesmas tersebut akan dibahas pada pertemuan berkala yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan masing-masing kabupaten/kota.

 

Menanggapi kondisi Pusban Sungai Karang Mumus, Samad Kabid SDK Dinkes Kukar, mengatakan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan pelayanan di Pusban tersebut menjadi Pusban dengan pelayanan Plus dengan maksud pelayanannya minimal setara dengan puskesmas induk dengan mengoptimalkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatannya.Kepala Desa Tanah Datar Ikut hadir Rapat

Namun melihat kondisi letak Pusban Sungai Karang Mumus yang berada di wilayah Kota Samarinda maka pihaknya perlu mempertimbangkan pemindahan lokasi Pusban tersebut ke wilayah Desa Tanah Datar Kukar yang direncanakan pada tahun mendatang.

 

Ia berharap dalam jangka pendek, Puskesmas Badak Baru menyiapkan jumlah obat-obatan yang cukup bagi Pusban Sungai Karang Mumus untuk mengantisipasi pasien Kukar yang melakukan kontrol berobat ke Pusban tersebut.(waa)

Puskesmas Sungai Siring Dihadiri oleh Kepala dan KTU Puskesmas

Simpan sebagai :

Berita terkait :