Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

DINKES GELAR PUNCAK HKN KE-52 TANPA APBD

Senin, 5 Desember 2016

TENGGARONG- Tidak selamanya untuk menjalankan kegiatan kedinasan harus menggunakan APBD, dinkes Kukar mampu membuktikan menggelar acara puncak Hari Kesehatan Nasional(HKN) yang ke-52 yang sangat meriah, di lapangan Bulu Tangkis Dinkes Kukar, tanpa menggunakan APBD sepeserpun, murni urunan karyawan-karyawati yang bertugas di Dinkes Kukar.

“ Saya salut dengan kinerja panitia HKN, mampu menggelar kegiatan meriah tanpa APBD, ini merupakan sumbangsih dari keluarga besar Dinkes Kukar, guna mensukseskan kegiatan HKN ke-52 Tahun di Kukar, “ kata Kepala Dinkes Kukar, drg Koentijo Wibdarminto, saat memberikan sambutan kegiatan HKN. Kegiatan juga dihadiri Sekda Kukar Marli, Ketua DPRD Kukar Salehuddin dan perwakilan puskesmas-puskesmas se-Kukar, kamis(1/12) kemarin.

Koentijo menjabarkan, Kegiatan tanpa menggunakan APBD ini, dapat menjadikan contoh bagi SKPD lain untuk tetap bisa melaksanakan kegiatan walau tanpa bantuan APBD. Prestasi yang sudah didapat yaitu sebanyak 14 Sertifikat ISO sudagh diraih dinkes Kukar, dan sebanyak 5 Puskesmas sudah terakreditasi, bahkan Kukar masuk tiga besar kabupaten yang layak menerima panji bidang Kesehatan dari Pemprov kaltim.

“ Sebanyak 5 Puskesmas sudah terakreditasi, bahkan Puskesmas Rapak Mahang meraih akreditasi Utama, dan ini merupakan satu-satunya puskesmas di Kalimantan yang mampu meraih akreditasi Utama, bahkan Puskesmas Samboja infonya akan mendapatkan Akreditasi Paripurna, sedangkan ditingkat nasional hanya tiga puskesmas saja yang sudah meraih Akreditasi Paripurna. Kita berharap Kukar mampu meraih juara panji Kesehatan tingkat Kaltim, “ jelasnya.

Sementara itu Sekda Kukar Marli menyampaikan, Kukar masih memiliki tugas yang berat dalam bidang kesehatan, seperti pemberantasan penyakit Infeksi, penyakit tidak menular, dan penyakit menular, belum lagi Kukar masih berjuang meminimalisir kebatian ibu dan anak, ini akan difokuskan untuk dilakukan pemkab Kukar.

“ Akan tetapi pemkab Kukar juga dihadapkan dengan ganjalan, pola hidup masyarakat yang tidak sehat dan bersih masih menjadi kebiasaan. Diperparah dengan pencemaran lingkungan yang dapat mengundang penyakit bagi kita semua, “ ujarnya.

Ditambahkan Plt Sekretaris Dinkes Kukar Imam Pranawa Utama, menjelaskan kegiatan HKN yang diisi dengan tampilan Puskesmas-puskesmas berprestasi, akan berlangsung selama dua hari 1-2 Desember 2016. Mengenai pembiayaan betul menggunakan urunan para pegawai yang bekerja di Dinkes Kukar, para pejabat dan karyawan, ada yang urunan Rp250-400 Ribu per orang ada juga yang meminjamkan Pot bunga atau barang lainnya, dan juga mendapatkan pinjaman tenda dari BRI Tenggarong.

“ Tahun depan direncanakan memperingati HKN lebih meriah lagi, agar masyarakat bisa menyaksikan peringatan HKN yang digelar tiap tahun. Jika HKN ke-52 sukses digelar, maka kami yakin peringatan HKN tahun depan akan sukses juga, “ ujarnya.(Ry-wa))  

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :