Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

DINKES KALTIM , KENALKAN APLIKASI SIDATIM BAGI PUSKESMAS KUKAR

Senin, 18 Desember 2017

“Aplikasi Khusus  Untuk Menguatkan Pengelolaan Data Imunisasi dari Kabupaten Kota ke Propinsi Kaltim” Kabid P2PL melalui Sukriah Petugas Teknis Lapangan.

 

KUKAR : Program imunisasi merupakan program utama yang mendukung Standar Pelayanan Minimal khususnya pada pelayanan kesehatan pada bayi dan balita. Namun sering kali pengiriman data hasil kegiatan imunisasi di desa dan puskesmas terkendala dengan alur sistem dan teknologi informasi. Mengatasi hal tersebut Dinkes Propinsi membuat sistem informasi data imunisasi berbasis teknologi informasi yang dinamakan dengan SIDATIM, Aplikasi Data Imunisasi Propinsi Kaltim. “Aplikasi ini masih dalam taraf uji coba, kemarin (06/12) Tim Dinkes Propinsi melakukan pengenalan SIDATIM ke Dinkes yang dihadiri oleh puskesmas Loa Ipuh, Mangkurawang, Rapak Mahang, Sungai Meriam dan Jonggon Jaya” Ujar Kabid P2PL melalui Sukriah Petugas Lapangan Dinkes Kukar saat ditemui diruangannya. (15/12).

 

Lebih lanjut Sukriah, yang pernah mengabdi di Puskesmas Loa Ipuh ini, mengatakan bahwa sebenarnya sudah ada aplikasi khusus imunisasi yang pernah digunakan oleh puskesmas, namun aplikasi tersebut masih banyak kendala dalam sistemnya. Mengatasi hal tersebut Penanggungjawab teknis imunisasi Dinkes Propinsi Kaltim berinisiasi membuat aplikasi yang lebih sederhana dan akurat dalam penghitungan capaian imunisasi masing-masing desa. “Aplikasi ini dinamakan SIDATIM yaitu aplikasi Data Imunisasi Propinsi Kaltim yang berbasis offline yang  lebih sederhana dan akurat dalam penghitungan capaian hasil imuniasasi” Ungkap Rubiyo Tim Sidatim Dinkes Propinsi, seperti yang disampaikan oleh Sukriah.

Menurut Sukriah, meski berbasis offline namun aplikasi ini sangat mudah digunakan oleh tenaga Puskesmas baik yang berada di pusban maupun puskesmas induk. “Sebaik apapun sistem dalam aplikasi ini, tetap bergantung kepada sumber daya manusia yang ada di puskesmas dalam melakukan input data secara rutin.” ungkap Sukriah.

 

Bagaimana harapan sebagai petugas teknis program imunisasi di Dinkes Kukar terhadap aplikasi ini ?. Sukriah berharap tahun depan aplikasi ini sudah dikenalkan dan diterapkan di seluruh Puskesmas di Kukar serta mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan di Puskesmas maupun di Dinas Kesehatan. “Secara program aplikasi ini sangat bagus namun dukungan dari pimpinan menjadi kunci penting keberhasilan penerapan aplikasi ini” Pungkasnya.

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 25
Hari ini: 38
Total: 9763