Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

DINKES KUKAR GELAR LBS 2016 Koentijo :

Rabu, 3 Agustus 2016

TENGGARONG-Dinas Kesehatan(Dinkes) Kukar, Selasa(26/7) menggelar Lomba Balita Sehat(LBS) tingkat kabupaten, yang bertempat di aula Dinkes Kukar. LBS bertujuan untuk memberikan penghargaan pada keluarga dan orang tua, serta memberikan motivasi pada petugas dan kader kesehatan, atas keberhasilannya membina masyarakat yang peduli terhadap kesehatan bayi dan balita di wilayah kerjanya masing-masing. Dengan LBS akan dapat diketahui status kesehatan bayi dan balita terbaik di tingkat Puskesmas, dan pemenang LBS akan diikut sertakan dalam lomba tingkat Provinsi, “ kata Ketua Panitia LKS Kabupaten Sri Lindawati, yang juga menjabat sebagai Kasi Kesehatan Masyarakat Dinkes Kukar ini.

 

Lomba Balita Sehat pada tahun ini diikuti sebanyak 16 puskesmas dari 35 puskesmas se-Kukar, bayi dan balita yang menjadi peserta LBS merupakan peserta terbaik ditingkat Puskesmas. Lomba kali ini, dengan kategori umur balita dari 6  s/d 24 bulan, serta kategori umur 2 s/d 5 tahun. Sedangkan tim penilai atau juri terdiri dari dokter umum, dokter gigi, psikolog dan ahli gizi, yang sudah berpengalaman menjadi juri LBS.

“ Harapan kita dari LBS ini, bisa memberikan kontribusi yang positif untuk peningkatan peran serta keluarga dan didalam pencapaian keluarga dan masyarakat, guna pencapaian kesejahteraan dan kualitas hidup bayi dan balita di kukar, “ ujarnya.

 

Sementara itu Kadinkes Kukar drg Koentijo Wibdarminto saat memberikan sambutannya mengatakan, selamat atas terselenggaranya LBS tingkat kabupaten, guna mencari bibit balita sehat yang akan ikut sertakan LBS tingkat provinsi, selama ini banyak orang yang memiliki persepsi yang perlu diluruskan, yang menganggap, bahwa balita yang sehat adalah anak harus berbadan gemuk, tidak semuanya balita yang gemuk itu sehat, bahkan balita yang gemuk juga berpotensi mudah terserang penyakit obesitas yang berlebihan.

“ Kalau balita yang gemuk itu sehat, maka puskesmas pasti sudah merekomendasikan untuk mengikuti LBS ini, terbukti balita yang menjadi peserta LBS rata-rata tidak berbadan gemuk, “ katanya. 

 

Ciri-ciri anak yang sehat menurut Koentijo adalah, yang memiliki kecukupan asupan gizi yang seimbang, memiliki aktivitas yang bagus, dan juga memiliki kemampuan intelektual yang baik juga. 

 

“ Jangan terlalu kaget, jika anak kita memiliki banyak gerak dan aktifitas, karena itu menunjukan ciri anak yang sehat, “ jelasnya.

Koentijo juga menyinggung kasus Vaksin palsu yang tersebar di pulau jawa, juga bisa berdampak mempengaruhi orang tua tidak mau memberikan vaksin kepada anaknya, padahal masih banyak juga vaksin asli yang beredar di masyarakat kita.

“ Di Kukar sampai hari ini, tidak ditemukan vaksin palsu, tapi tetap dinkes mewaspadainya agar tidak beredar di Kukar. kami berharap orang tua tidak khawatir untuk memberikan imunisasi kepada anaknya dengan mendatangi puskesmas-puskesmas se-Kukar, “ pungkasnya.

 

Adapun nama pemenang LBS tingkat Kabupaten kategori anak usia 2-5 tahun, juara satu diraih Athaya Salma Zhafira dari Puskesmas Sebulu 1, juara 2 diraih Difta Ayla Inayya, rekomendasi dari puskesmas Kahala, sedangkan juara 3 diraih Naila Faizia Nur Ghaisani, dari puskesmas Loa Ipuh Tenggarong. Sedangkan pemenang kategori usia 6-24 bulan, juara 1 diraih Ayunindya Nayla Rahmadani, perwakilan Puskesmas Teluk dalam Tenggarong Seberang, untuk juara 2 diraih oleh Habibie Faqih Ramadhan, dari Puskesmas Loa Janan, serta juara 3 diraih Tasya Aqila Saputri, dari puskesmas Sangasanga.(Ryn)

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 3
Hari ini: 21
Total: 10984