Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

DINKES KUKAR INTENSIFKAN PERTEMUAN PUSKESMAS BONTANG LESTARI DAN MARANG KAYU

Rabu, 23 Maret 2016

BONTANG : “PERCEPAT ATASI PERMASALAHAN PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH PERBATASAN KUKAR-BONTANG”

Dinkes Kukar melakukan kunjungan kerja ke Kota Bontang untuk memfasilitasi pertemuan antara Puskesmas Bontang Lestari dengan Puskesmas diwilayah kecamatan Marang Kayu. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Puskesmas Bontang Lestari yang dihadiri oleh unsur Dinas Kesehatan masing-masing Kabupaten / Kota dan unsur Puskesmas diwilayah perbatasan tersebut, dengan agenda identifikasi permasalahan pelayanan kesehatan dan intervensinya serta membangun forum komunikasi diantara puskesmas  tersebut. Hal ini disampaikan oleh Imam Kabid Binkesmas Dinkes Kukar selaku ketua rombongan Kunker tersebut (23/2).

 

Rombongan Dinkes Kukar yang diikuti oleh seluruh Kepala Bidang, Kepala Puskesmas dan Pusban di wilayah perbatasan, ditemui oleh Sekretaris Dinkes Bontang beserta jajarannya dan Puskesmas Bontang Lestari. Dari pembahasan identifikasi persoalan pelayanan kesehatan diungkapkan beberapa permasalahan :

1.      Seringnya warga Marang Kayu Kukar berobat ke Puskesmas Bontang Lestari, hal ini terjadi oleh karena jarak yang ditempuh lebih dekat ke Puskesmas Bontang Lestari daripada ke Puskesmas Marang Kayu. Meskipun ada pusban di wilayah perbatasan tersebut namun sarana dan prasarananya masih sangat terbatas.

2. Masih ada Bumil Resti warga Marang Kayu didapatkan melakukan pemeriksaan di Puskesmas Bontang Lestari dengan alasan yang sama seperti diatas, namun ketika data Bumil Resti tersebut dilakukan feed back, Pusban di wilayah Marang Kayu belum merespon hal tersebut.

3.  Keluhan masyarakat terhadap minimnya sarana pelayanan di Pusban wilayah Marang Kayu sehingga sebagian masyarakat memilih pelayanan kesehatan ke Puskesmas Botang Lestari.

4.     Ditemukan kasus penderita kusta, TBC dan DBD berobat ke Puskesmas Bontang  Lestari dan belum dilakukan feed data kasus tersebut

5.    Belum ada jalur komunikasi efektif yang dilakukan oleh kedua puskesmas      tersebut.

 

Menanggapi hal tersebut, kedua belah pihak untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan kesepakatan sebagai berikut :

1.  Masyarakat yang memperoleh pelayanan kesehatan lintas wilayah maka tetap mengikuti ketentuan dan syarat pelayanan di puskesmas tersebut. Namun data masyarakat yang dilayani dilakukan feed back sesuai wilayah puskesmasnya.

2.   Terhadap ditemukannya kejadian resiko tinggi maka kedua pihak sepakat untuk  tetap melakukan tindakan  awal pelayanan kesehatan dasar yang selanjutnya  dilaporkan untuk tindakan berikutnya oleh puskesmas yang dituju.

3.    Apabila ditemukan kasus TB, Kusta, DBD, Gizi dan atau kasus lainnya, maka  kedua pihak melakukan tindakan  awal pelayanan kesehatan dasar yang      selanjutnya dilaporkan untuk tindakan berikutnya oleh puskesmas yang dituju.

4.    Dibentuk forum komunikasi antar petugas puskesmas dan pusban kedua pihak  melalui jalur komunikasi digital maupun manual.

5.   Dilakukan pertemuan berkala antara kedua pihak dan difasilitasi oleh Dinas    Kesehatan dari masing-masing kaabupaten/kota.

Samad selaku, Kepala Bidang SDK Dinkes Kukar menambahkan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan sumber daya pelayanan Pusban diwilayah perbatasan dengan menjadikannya Pusban Plus yang  secara minimal pelayanannya setara dengan puskesmas induknya. Ia juga berharap kesepakatan antara petugas puskesmas dan pusban kedua pihak ini akan dilakukan evaluasi secara berkala untuk melihat keberhasilan dari kerja sama ini. (waa)

Simpan sebagai :

Berita terkait :