Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

DINKES KUKAR JAJAKI KERJASAMA DENGAN RS. UNAIR SURABAYA

Sabtu, 19 Agustus 2017

“Optimalkan Kapasitas NakesDalam Rangka Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan  Kadinkes Kukar

KUKAR : Kasus kematian ibu dan bayi sampai saat ini masih menjadi permasalahan utama di Kabupaten Kutai Kartanegara. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Jajaran Dinas Kesehatan Kukar, salah satunya mulai melakukan penjajakan kerjasama dengan Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya. “Dengan Rencana Kerjasana ini, Jajaran Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit di Kukar mampu mengoptimalkan kapasitas tenaga kesehatan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya berkaitan dengan upaya penurunan kematian ibu dan bayi” Ujar Kuntidjo Kadinkes Kukar saat memberikan sambutan kedatangan Tim dari RS. Unair Surabaya di Ruang Pertemuan Dinkes Kukar (18/7).

Sementara itu, Tim RS. Unair yang diketuai oleh Ardian yang juga seorang dokter spesialis kebidanan dalam pemaparannya menjelaskan RS Unair adalah rumah sakit pendidikan dengan type B yang sudah terakreditasi Paripurna dan menjadi satelit RSUD Dokter Soetomo Surabaya. 

Lebih lanjut Ardian mengungkapkan bahwa RS Unair mempunyai produk baru yang dinamakan Aplikasi Telemedicine dan Teleconference yang sudah diterapkan melaliui kerjasama dengan beberapa kabupaten kota di jawa Timur.

“Telemdicine dan Teleconference adalah produk baru dengan maksud RS Unair sebagai RS pendidikan mempunyai tanggung jawab memberdayakan jejaring agar sama-sama belajar untuk melakukan perbaikan pelayanan dengan bimbingan tenaga ahli yang ada di RS Unair” Ujar Ardian.

 

Program Telemedicine RS Unair adalah aplikasi sistem rujukan yang dapat diakses oleh jejaring / puskesmas di jawa Timur yang saat ini  masih dalam pengembangan.  Sedangkan Program Teleconference, menurut Ardian, adalah Bentuk komunikasi interaktif melalui Link Website antara tenaga ahli RS. Unair dengan jejaring yang sudah bekerja sama.

 "Secara Berkala Nara Sumber dari RS Unair akan memberikan materinya melalui video streaming kemudian bisa dikuti oleh puskesmas atau rumah sakit  Jejaring melalui akses Link Website yang sudah diberikan” Terang Ardian.

 

Pihak RS. Unair akan menyampaikan jadwal berkala nara sumber dan materi Teleconference yang dapat diakses tanpa biaya dan ia berharap bahwa akan lebih baik lagi bila MoU bisa dijalankan sehingga pihaknya bisa memberikan bimbingan secara optimal dan ia mendapatkan pembelajaran kondisi pelayanan di daerah.

“Jadwal pertama teleconference pada tanggal 23 agustus nanti, dengan materi tentang Gawat Darurat Obstetri dengan sasaran bidan dan dokter Puskesmas serta rumah sakit sehingga nanti bisa mendeteksi preeklamsi dan HPP” Jelasnya.

Sampai saat ini, Program Teleconference sudah diikuti oleh jajaran kesehatan dari beberapa kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Lamongan dan Tulung Agung.

Menanggapi penjelasan tersebut,  Kuntidjo sangat menyambut baik dan mendukung rencana kerja sama ini yang berharap bisa segera direalisasikan dalam bentuk dokumen MoU. “Saya berharap Jajaran Dinkes dan Puskesmas Kukar mulai mengikuti jadwal awal Teleconference, agar secara bertahap mendapatkan pencerahan dari nara sumber RS Unair, terutama mengatasi masalah – masalah obstetri dilapangan” Pungkasnya.  

Simpan sebagai :

Berita terkait :