Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

DINKES KUTAI TIMUR BELAJAR AKREDITASI KE DINKES KUKAR

Jumat, 26 Mei 2017

“Menggali Kiat Sukses Akreditasi Utama Puskesmas Rapak Mahang Dan Peran Tim Pendamping Kabupaten” Kadinkes Kutim di sampaikan Pungki Kepala Seksi Yankes 

KUKAR : Berawal dari Kesuksesan Puskesmas Rapak Mahang salah satu Puskesmas di Kukar yang pertama mendapat predikat Akreditasi Utama di Propinsi Kaltim pada Tahu 2016, maka kabar  inilah  yang mendorong Dinkes Kabupaten Kutai Timur mengirim jajaran Struktural dan Puskesmas nya untuk menggali kiat sukses Puskesmas Rapak Mahang meraih predikat akreditasi Utama dan peran Dinkes Kukar dalam mendampingi Puskesmas tersebut. “Kami ingin berguru ke Saudara Tua (Kukar) untuk menggali kiat sukses Puskesmas Rapak Mahang mendapatkan akreditasi utama sekaligus juga bagaimana kebijakan anggaran dari Dinkes Kukar” Ujar Kadinkes Kutim disampaikan oleh Pungki Kepala Seksi Yankes saat memberikan sambutan pada acara penerimaan rombongan di Ruang Pertemuan Dinkes Kukar (24/5).

Lanjut Pungki sebagai kepala Rombongan Dinkes Kutai Timur yang juga menghadirkan Puskesmas Sangatta selatan dan Teluk Pandan,  bahwa pihaknya sudah mengetahui Puskesmas Rapak Mahang merupakan Puskesmas yang memperoleh predikat akreditasi Utama, terkait dengan hal tersebut ia akan mengkaji kiat-kiat Puskesmas  Rapak Mahang mencapai akreditasi tersebut dan menggali berbagai informasi dari pokja-pokja penanggung jawab akreditasi. “Enam Puskesmas kami pada akhir tahun ini akan dilakukan penilaian oleh Tim Surveyor kementrian Kesehatan. Terkait hal tersebut ia berharap Puskesmas Rapak Mahang berbagi kiat-kiat sukses akreditasi melalui pokja-pokjanya” Harap Pungki.

Sementara itu, Koentijo Kadinkes Kukar, yang menerima langsung rombongan Dinkes  Kutim menjelaskan bahwa untuk suksesnya akreditasi Puskesmas maka diawali dengan solidnya Tim Pengarah dan Pendamping Akreditasi di level Dinas Kesehatan, yang kedua Puskesmas Rapak Mahang sebelum proses akreditasi sudah menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001-2008, dimana hal ini lebih memudahkan Puskesmas berproses kearah akreditasi.  “Tidak ada perbedaan yang prinsip antara penerapan Manajemen ISO dan Akreditasi Puskesmas yang keduanya sama-sama manerapkan Sistem Manajemen Mutu. Yang membedakan adalah legalitas SMM - ISO oleh Lembaga atau Organisasi Mutu International sedangkan Akreditasi pengakuannya oleh Kementrian Kesehatan” Terang Kuntijo.

Lanjutnya, Peran Dinkes sangat penting untuk suksesnya akreditasi di Puskesmas, terutama Tim Pendamping Akreditasi yang bertugas mendampingi, mengarahkan, membantu dan memotivasi setiap proses pada masing-masing kelompok kerja di Puskesmas. Hasil pendampingan Tim Pendamping akreditasi secara bertahap disampaikan kepada jajaran struktural terkait dengan rekomendasi untuk bimbingan teknis perbaikan proses dan kelengkapan sarana prasarana akreditasi di Puskesmas. 

“Hal yang tidak kalah pentingnya adalah  penerapan PPK-BLUD bagi  Puskesmas akan lebih optimal dalam proses akreditasi, oleh karena Puskesmas yang sudah berstatus BLUD akan lebih fleksibel dalam pemanfaatan sumber- sumber pembiayaan yang berimbas pada kemampuan peningkatan mutu layanan dan kesejahteraan karyawan” Pungkas Kuntijo.

Rombongan Dinkes Kutim melanjutkan perjalanan menuju Puskesmas Rapak Mahang didampingi oleh Kepala Puskesmas rapak Mahang dan Kabid Yankes Dinkes Kukar. Tampak Rombongan Dinkes Kutim sangat antusias dalam menggali dan mendalami kiat-kiat Puskesmas raih akreditasi Utama .

Terkait dengan kunjungan tersebut, Eko Marmono Kapusk Rapak  Mahang menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan kiat-kiat untuk suksesnya akreditasi yang diawali dengan kesiapan Tenaga, Biaya, Sarana, Prasarana, dan lingkungan yang mendukung. “Kami mempersilahkan pihak Dinkes Kutim untuk menggali dan memetakkan informasi dari masing-masing Pokja Akreditasi Puskesmas Rapak Mahang dan beberapa informasi program unggulan yang sudah dilaksanakan seperti Pro-Asik, GPIH, UBM dan sebagainya” Ujar Eko.

Lanjutnya “Kunci penting untuk dapat meraih predikat Akreditasi Paripurna, pertama kesiapan sumber daya yang ada di Puskesmas, pembiayaan yang memadai, sarana dan prasarana yang mendukung disamping optimalisasi pokja-pokja penanngung jawab dokumen akreditasi” Pungkas Eko.

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 57
Hari ini: 18
Total: 11401