Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

DINKES MUSNAHKAN OBAT, BHP MEDIS DAN BAHAN BERBAHAYA YANG SUDAH KADALUARSA

Kamis, 16 Nopember 2017

“Proses Pemusnahan Tersebut Melalui Prosedur Yang Sudah Ditetapkan Dengan Cara Dihancurkan Kemudian Dilakukan Penimbunan”Kabid SDK

KUKAR : Sejumlah sediaan farmasi, BHP Medis dan Bahan Berbahaya yang sudah dalam kondisi kadaluarsa dan tidak layak pakai dari berbagai jenis mulai dari obat-obatan, vaksin, cairan infuse, cairan malation dan rapid test dimusnakan oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kutai Kartanegara. ”Berbagai sediaan yang dimusnakan ini bersumber dari obat-obat program dinas kesehatan, dari Puskesmas dan sebagian juga bersumber proses penyitaan dari klinik yang tidak resmi “ Ujar Kabid SDK melalui Dewi Kasi Farmasi Dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kukar saat ditemui di lokasi pemusnahan TPA Bekotok Tenggarong.(15/11).

Ia menjelaskan bahwa sediaan farmasi obat-obatan, Bahan Medis dan Bahan Berbahaya ini dikumpulkan di tempat khusus gudang farmasi kabupaten selama kurang lebih dua tahun kemudian secara bersama-sama dilakukan pemusnahan. Proses pemusnahan dari bahan tersebut melalui prosedur yang sudah ditetapkan dengan cara dihancurkan kemudian dilakukan penimbunan dilokasi Tempat Pembuangan sampah akhir Bekotok Tenggarong disaksikan oleh pihak lintas sektor terkait. “Dalam Pemusnahan bahan – bahan ini, kami mengundang dan disaksikan oleh pihak terkait seperti Balai POM Samarinda, Kantor Inspektorat, Kantor Kebersihan dan Pertamanan, GudangFarmasi,  serta unsur lintas program dinas kesehatan” Ungkap Dewi.

Dewi, yang juga seorang apoteker, mengungkapkan bahwa pemusnahan bahan-bahan ini dilakukan dua tahun sekali, biasanya setelah dua tahun tempat khusus di Gudang Farmasi yang menyimpan bahan-bahan kadaluarsa dan tidak layak pakai tersebut  sudah mulai penuh. ”Di Gudang Farmasi ada ruang khusus Ekspired, kalo sudah dua tahun baru terisi penuh. Biaya dan tenaga lebih efisien bila dilakukan pemusnahan sekaligus” Ungkap Dewi. 

 

Bahan-bahan tersebut dihancurkan dan ditimbun di TPA Bekotok Tenggarong agar mengalami proses netralisasi didalam tanah dan menghindarkan dari penyalahgunaan pemakaian oleh pihak atau orang yang tidak bertanggung jawab. “Dengan penghancuran dan penimbunan didalam tanah, dalam jangka waktu lama akan menetralisir zat-zat berbahaya didalam kandungan bahan-bahan tersebut” Pungkas Dewi. (waa)

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 6
Hari ini: 17
Total: 10279