Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

GERMAS DINKES KUKAR RAMAIKAN CAR FREE DAY TENGGARONG

Selasa, 9 Mei 2017

“Mengenalkan pada Masyarakat Berbagai Program Didalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat” Kabid SDK Dinkes

KUKAR : Meskipun hujan turun sejak dini hari, namun tidak menyurutkan semangat Tim Germas Dinkes Kukar bergabung dengan panitia Car Free Day Kota Tenggarong pada Minggu pagi (7/5). Kegiatan gabungan ini dimanfaatkan Dinkes Kukar untuk mengenalkan berbagai program Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat diantaranya aktifitas fisik dengan senam sehat, program Gema-Cermat, Dagusibu, Bude-Jamu, penanganan Pangan Yang Aman, Posbindu dan konseling gizi. Hal ini disampaikan oleh  Kabid SDK melalui Dewi Kasi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Dinkes saat berada dilokasi Creative Park Tenggarong.

Ia menjelaskan, kegiatan ini memanfaatkan agenda mingguan Car Free Day Kota Tenggarong  melalui kerja sama dengan panitia setempat, Ikatan Apoteker Indonesia cabang Kukar, dan didukung oleh beberapa pihak swasta. “Tujuan kegiatan ini selain mengajak masyarakat untuk senam sehat juga mengenalkan pada masyarakat beberapa program di dalam GERMAS” Terang Samad.

Lebih lanjut Dewi Kasi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan menambahkan, Tim Germas Dinkes menyediakan beberapa stand pelayanan di area tersebut yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. “Stand pertama kami adalah Posbindu yaitu Pos Pembinaan Terpadu yang memberikan pelayanan untuk pemeriksaan pengukuran kadar kolesterol, asam urat dan gulah darah. Stand Kedua adalah konseling gizi sebagai sarana konsultasi masyarakat setelah dilakukan pemeriksaan di Posbindu, Stand ketiga menyediakan menu minuman sehat jamu yang dikenal dengan Program Bude Jamu yaitu Bugar Dengan jamu, Yang ke empat adalah stand informasi tentang  Gema-Cermat, Dagusibu dan Keamanan Pangan.” Katanya.

 

Stand Posbindu adalah stand pelayanan dari petugas kesehatan bagi masyarakat untuk mengukur berat badan, tekanan darah, kadar kolesterol, kadar asam urat dan kadar gula darah. Setelah pelayanan ini, masyarakat bisa mendapatkan konsultasi tentang menu sehat terkait hasil pengukuran darah tersebut.

Stand Bude-Jamu kepanjangan dari Bugar Dengan Jamu, petugas menyediakan contoh minuman sehat jamu segar dari bahan alamiah seperti kunyit asam, jahe, sirih dan beras kencur yang bisa didapatkan secara Cuma-Cuma bagi peserta senam sehat.

Yang terakhir adalah Stand informasi kesehatan yang khusus memberikan informasi pertama,  tentang Gema Cermat yaitu Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunaka Obat. Pesan ini mengajarkan kepada masyarakat agar membaca kemasan obat dari segi komposisi, indikasi, dosis dan cara pakai, kontra indikasi dan tanggal kadaluarsa maka masyarakat diharapkan lebih aktif bekonsultasi dengan apoteker bila memerlukan lebih banyak informasi tentang obat tersebut.

 

Informasi kedua tentang Dagusibu yang merupakan kepanjangan dari kata Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat yang diperoleh dari Fasyankes. Informasi ini menekankan pada pesan bahwa masyarakat setelah mendapatkan obat dari Fasyankes hendaknya dipergunakan sesuai petunjuk  petugas kesehatan, disimpan ditempat yang aman serta hendaknya dibuang apabila diketahui sudah kadaluarsa. “Sebagian masyarakat masih menyimpan sisah obat yang sudah tidak dipakai lagi tanpa memperhatikan tanggal kadaluarsa, hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan efek keracunan bila obat kadaluarsa tersebut digunakan kembali” Pungkas Dewi.

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 32
Hari ini: 15
Total: 10278