Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

KOLABORASI P3A DAN KSI, UNGGULAN PUSKESMAS SAMBOJA

Jumat, 29 Juli 2016

“Cegah Kematian Ibu Maternal dengan Terapkan Pusat Pemantauan Persalinan Aman (P3A) Kolaborasi dengan Kader Sayang Ibu (KSI)” Yazid Kapusk Samboja

SAMBOJA : Meskipun selama lima tahun terakhir diwilayah  Puskesmas Samboja tidak ada kematian ibu maternal namun bukan berarti berhenti untuk berinovasi. Untuk mengoptimalkan upaya pelayanan kesehatan ibu dan anak serta mencegah terjadi kematian ibu maternal maka Puskesmas Samboja membuat Program Unggulan yaitu Pusat Pemantauan Persalinan Aman (P3A). Program ini tidak berdiri sendiri melainkan melakukan kolaborasi dengan Kader Sayang Ibu (KSI) yang sudah dikembangkan lebih dahulu. Hal ini disampaikan Yazid Kepala Puskesmas Samboja saat ditemui dikantornya. (18/7).

 

Mekanisme Pusat Pemantauan Persalinan Aman (P3A)

P3A ini adalah sebuah program yang digarap oleh Puskesmas Samboja dengan mengotimalkan sumber daya internal dan kerjasama lintas sektor untuk memantau ibu dengan kehamilan minimal 37 minggu agar proses pelayanan persalinan yang dilakukan tetap aman serta memantau masa nifas. Yazid menambahkan, ia sudah menunjuk Bidan Debi sebagai koordinator P3A dan membentuk Tim P3A yang anggotanya terdiri dari dokter dan bidan baik di puskesmas maupun pusban. Tim ini juga dibekali dengan Emergency Persalinan Kit dan menetapkan pusat komunikasi antar petugas melalui nomor handphone jalur 118. Selain petugas kesehatan, Tim P3A melalui bidan desa melibatkan Kader Sayang Ibu dan Pihak Kelurahan untuk mengidentifikasi dan melakukan pemantauan sasaran.

Ketika Bidan Debi kami temui, ia menjelaskan bahwa Program P3A ini bertanggungjawab terhadap 9 desa/kelurahan yang ada di wilayah Puskesmas Samboja, masing-masing bidan yang ada diwilyah tersebut sudah dibekali dengan motivasi dan keterampilan yang optimal sehingga mempunyai komitmen yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Mekanisme yang dilaksanakan yaitu :

  1. Tim P3A mengumpulkan data bumil yang berumur minimal 37 minggu sampai Masa Nifas dari Pusban dan Kader Sayang Ibu di masing-masing desa.
  2. Didalam P3A dibentuk beberapa Tim kecil yang terdiri tenaga dokter, bidan dan sopir yang sewaktu-waktu ada kasus emergensi persalinan di desa atau kelurahan  maka Tim ini akan melakukan gerak cepat untuk pertolongan persalinan tersebut.
  3. Semua tenaga bidan yang ada di desa, mempunyai komitmen dan ketrampilan yang tinggi dalam melakukan identifikasi dan memantau kondisi pasien terkait resiko yang dialaminya, Bila resiko yang dialaminya memerlukan rujukan maka bidan setempat akan melakukan koordinasi dengan P3A selanjutnya dengan Rumah Sakit Rujukan.
  4. Melakukan evaluasi kinerja Tim P3A melalui pertemuan berkala seluruh anggota tim sekaligus melakukan assessment dan pembinaan petugas.
  5. Tim P3A melakukan koordinasi secara berkala dengan pihak kelurahan, Kader Sayang Ibu dan Corporate Sosial Responsive dari perusahaan terkait peran bantu mereka dalam gerakan pemantauan persalinan aman ini.

KSI dan Sektor Terkait :

Program P3A tidak bisa lepas dari peran stake holder kelurahan, RT, Kader Sayang Ibu dan CSR. Debi menjelaskan saat ini peran kelurahan sebagai pembina kader KSI juga membantu sarana yang diperlukan untuk proses pemantauan persalinan aman tersebut seperi ambulan desa, Kader KSI berperan melakukan identifikasi seluruh bumil dan yang beresiko tinggi serta melaporkan kepada petugas P3A terkait ibu hamil yang sudah berusia minimal 37 minggu yang merupakan sasaran dari program ini. Sedangkan CSR membantu kebutuhan yang diperlukan dalam administrasi manajemen pada Tim P3A.

Untuk mengoptimalkan kinerja Tim P3A ini, pihaknya akan mengembangkan Peta Resiko Ibu Hamil dan Masa Nifas melalui aplikasi “Google Maps”, sehingga nantinya seluruh petugas akan lebih mudah dan cepat mendapatkan informasi serta memantau perkembangan sasaran bumil dan ibu nifas tersebut. (waa)

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 11
Hari ini: 21
Total: 10984