Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

KUKAR SERENTAK LAKUKAN GERAKAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL POLIO UNTUK BALITA 2016

Rabu, 23 Maret 2016

TENGGARONG : “PENCANANGAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL POLIO DI KUKAR PADA HARI INI (8 MARET) OLEH WAKIL BUPATI  DIMAKSUDKAN AGAR SELURUH KOMPONEN MASYARAKAT MENDUKUNG GERAKAN MENCEGAH PENYAKIT POLIO PADA BALITA”

Penyakit Polio adalah penyakit yang menyerang sistem syaraf terutama anggota tubuh bagian kaki pada bayi atau balita yang masih menjadi momok bagi dunia kesehatan. Namun penyakit tersebut ternyata bisa dicegah dengan imunisasi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memerintahkan kepada seluruh Pemerintah Daerah melalui jajaran Dinas Kesehatan dan jaringannya untuk melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional serentak pada hari ini (8/3).  Wakil Bupati Kukar dengan seluruh Jajaran SKPD serta masyarakat hari ini melakukan Gerakan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional Polio yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Tenggarong Kutai Kartanegara.

 

Dalam Sambutannya, Koentijo Kadinkes Kukar, menjelaskan bahwa gerakan Pekan Imunisasi Nasional Polio yang dilaksanakan mulai Tanggal 8 sampai 15 Maret serentak di seluruh wilayah Indonesia termasuk di seluruh Desa/Kelurahan di Kabupaten Kutai Kartanegara bertujuan agar hilangnya penyakit ini (eardikasi Polio) di Indonesia khusus diwilayah Kukar.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Damansyah Wakil Bupati Kukar, Pekan Imunisasi Nasional Polio Tahun 2016 di Kukar secara simbolis dicanangkan di Tenggarong, ia berharap semua komponen pemerintahan dan masyarakat baik itu dari jajaran SKPD serta organisasi kemasyarakaran bersama-sama mendukung PIN sehingga hasilnya bisa berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat. Ia juga menambahkan Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera atau Gerbang Raja Jilid II, salah satu prioritas utamanya adalah program kesehatan, oleh karena itu strategi yang dibuat oleh Jajaran Dinas Kesehatan harus fokus dan terarah agar kebijakan yang sudah ditentukan mempunyai hasil yang lebih “mantab” (optimal).

 

Sasaran Balita untuk program Imunisasi di Kutai Kartanegara sebanyak 73.703 jiwa, sedangkan tempat-tempat (pos PIN) yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan Vaksin Polio ini adalah Puskesmas dengan jumlah 32 unit, Pusban 174 unit dan Posyandu 765 unit. Tugas Jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas,  Pusban dan Posyandu menjaring semua balita yang ada diwilayahnya untuk diberikan vaksin Polio. Dalam gerakan ini, Jajaran Kesehatan dibantu oleh aparat desa, tokoh masyarakat, organisasi sosial seperti PKK dan kader kesehatan dalam menggerakan masyarakat yang punya Balita. Dengan dukungan penuh dari masyarakat ini maka tidak ada bayi ataupun balita yang luput dari pemberian vaksin tersebut sehingga hasil dari gerakan PIN Polio ini dapat diprediksi hasilnya secara maksimal.

 

Terkait dengan Pekan Imunisasi Nasional ini, Daman berharap harus ada pemantauan secara terus-menerus oleh jajaran Dinas Kesehatan sampai ke desa – desa hingga gerakan ini mampu memberi warna dalam keberhasilan pembangunan kesehatan.

 

Menanggapi hal tersebut Telchip Suryani mengatakan, pihaknya akan selalu memantau dan mengevaluasi hasil kegiatan PIN ini dengan menggunakan aplikasi berbasis Teknologi Informasi yang bisa diakses oleh setiap Puskesmas yang ada di Kutai Kartanegara, sehingga hasilnya bisa secara cepat diperoleh.  (waa)

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 75
Hari ini: 25
Total: 9029