Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

LIPUTAN KHUSUS : GERAKAN CERAMAH & PAPERGI DI DESA SUMBER SARI

Rabu, 28 Maret 2018

“Kegiatan Yang digarap oleh Mahasiswa  FIKES UMKT Ini Diharapkan Mampu Membantu Menurunkan Perilaku Merokok Dalam Rumah Dan Mengurangi Angka Kasus Karies Gigi Pada Anak Usia Dibawah 10 Tahun” Narti Kaprodi KESMAS FIKES  UMKT.

KUKAR : Liputan khusus ini merupakan lanjutan dari Program Kerja Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sumber Sari Loa Kulu, yang digarap oleh mahasiswa PBL UMKT sejak tahun lalu. Beberapa program inovasi yang berhasil diwujudkan diantaranya adalah Gerakan CERAMAH (Cegah Merokok Didalam Rumah) Dan PAPERGI (Pasukan Peri Gigi). “Kegiatan gerakan CERAMAH dan PAPERGI merupakan program inovasi mahasiswa PBL yang ditujukan untuk menurunkan perilaku merokok didalam rumah dengan memantau perokok aktif melalui Buku Saku,  sedangkan PAPERGI ditujukan untuk memberikan informasi dan pemantauan perkembangan gigi anak serta perawatan gigi yang dilakukan oleh ibu melalui Pencatatan Buku Saku” Ujar Alma koordinator PBL mahasiswa   UMKT saat dihubungi melalui telepon. (16/03).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa program kerja  CERAMAH ( Cegah Merokok Dalam Rumah ) merupakan gerakan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui upaya  pencegahan merokok didalam rumah. Kegiatan ini melibatkan peran ibu rumah tangga menjadi  “Satpam” bagi anggota keluarga yang merokok. Tugas ibu sebagai Satpam Rokok adalah memantau perokok aktif untuk tidak merokok didalam rumah dan memberikan informasi sehat melalui Ceklist Buku Saku Satpam Rokok. Ada beberapa pernyataan dalam buku saku tersebut yang mengingatkan ibu untuk selalu memberikan informasi dan mengontrol perilaku anggota keluarga yang merokok. Saat ini Program Kerja CERAMAH masih dikembangkan pelaksanaannya di RT 09 Desa Sumber Sari.
Sedangkan program kerja PAPERGI (Pasukan Peri Gigi), menurut Alma merupakan  kegiatan pemberdayaan masyarakat bertujuan agar  ibu rumah tangga yang memiliki anak dibawah 10 tahun mau menjadi kader Peri Gigi. Dalam pelaksanaannya, ibu tersebut memberikan informasi dan memantau kondisi gigi anak serta melakukan perawatan, agar tidak terserang karies gigi.
Pada awal pembentukan kader Peri Gigi, mahasiswa bekerja kerjasama dengan Kepala Desa dan dokter gigi Puskesmas, melakukan kegiatan penyuluhan kepada ibu tentang bahaya karies gigi dan langkah-langkah terkait dengan pemantauan kesehatan gigi anak kemudian menunjuk ibu yang memiliki anak usia kurang dari 10 tahun sebagai kader Peri Gigi.  

Terkait dengan hal diatas, Petugas Promkes dan Dokter Gigi Puskesmas Loa Kulu melalui Alma Koordinator PBL mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membantu menurunkan perilaku merokok didalam rumah dann mengurangi angka kasus karies gigi pada anak usia dibawah 10 tahun.
Sementara itu Kepala Desa Sumber Sari mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan  membawa perubahan yang lebih baik dalam kehidupan dan perilaku sehat. “Semoga dengan kegiatan ini masyarakat mampu menjaga kesehatan keluarganya ”ujar Kepala Desa Sumber Sari yang disampaikan oleh Alma.


Menyikapi program kerja mahasiswa
FIKES UMKT tersebut, Dinkes Kukar yang diwakili oleh Yamin Hadi Kasi Promkes mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan mahasiswa tersebut terutama dalam hal memberdayakan masyarakat. Ia berharap untuk mengembangkan kegiatan ini perlu dioptimalkam kerja sama dengan Puskesmas dan lintas sektor terkait agar kegiatan ini dapat dilanjutkan. “Kerja sama dengan Puskesmas sangat penting agar program kerja yang diselenggarakan oleh mahasiswa yang bermanfaat bagi masyarakat secara  terus menerus” Pungkas Yamin. (HPS)

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 99
Hari ini: 25
Total: 9029