Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

LIPUTAN KHUSUS PROGRAM UNGGULAN : PRO-ASIK PUSKESMAS RAPAK MAHANG

Senin, 29 Mei 2017

“Dampaknya Ada Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif tahun 2016 Mencapai 76%” Eko M, Kapusk Rapak Mahang.

KUKAR : Setiap ibu yang melahirkan seorang bayi, pasti menginginkan bayinya akan tumbuh besar, sehat dan cerdas. Namun sayangnya tidak semua ibu memahami bagaimana caranya membuat bayinya tidak mudah sakit, cerdas dan tidak mudah terserang penyakit. Masih banyak ibu pada masa menyusui tidak melakukannya dengan cara yang benar dan sehat. Padahal salah satu kunci bayi tidak mudah sakit, dan terserang penyakit serta kekebalannya tinggi dengan menerapkan pemberian ASI Eksklusif. “Ditengarai banyak ibu pada masa menyusui tidak melakukannya dengan benar oleh karena berbagai sebab. Untuk mengatasi hal tersebut kami membuat Program PRO-ASIK yaitu Program Kawal ASI Ekslusif” Ujar Eko Marmono Kapusk Rapak Mahang saat membahas Program Unggulan Puskesmas di Kantornya.

Program  inovasi ini digulirkan dengan permasalahan cakupan ASI Eksklusif diwilayah Puskesmas Rapak Mahang selalu rendah dengan rata-rata capaian perilaku ibu menyusui  secara eksklusif tidak lebih dari 20%. “Dengan menerapkan Program Pro-Asik ini selama tiga tahun, kami berhasil meningkatkan perilaku ibu menyusui secara Eksklusif menjadi 76% “ Terang Eko.

Ia menambahkan, bahwa diantara sebab tidak diberikannya ASI Eksklusif adalah memberikan makanan atau minuman lain selain ASI pada usia sebelum enam bulan, ada juga yang tidak memahami manfaat ASI sehingga sebelum enam bulan sudah diganti dengan makanan atau susu kemasan  dan yang lebih memberatkan adalah kurang dukungan dari keluarga terdekat untuk memberikan ASI Eklusif.

“Salah satu solusi persoalan tersebut dengan Program Kawal ASI Aksklusif atau Pro-Asik” Tegas Eko. Lanjutnya, Program ini diawali dengan persalinan ibu dengan menerapkan Inisiasi Menyusu Dini atau IMD, selanjutnya peran kader Proasik terlatih untuk memantau dan memotivasi setiap ibu yang menyusui secara eksklusif untuk bayi 0 – 6 bulan dan dibantu oleh anggota keluarga terutama suaminya.

Selain itu, Pemantauan di Puskesmas menggunakan Kantong ASI Eksklusif dan KMS ASI Eksklusif, Petugas kesehatan secara aktif menghubungi Ibu Menyusui untuk diberikan konseling melalui Teleon dan mengundang datang ke Klinik Laktasi yang ada di Puskesmas. Apabila si Ibu tersebut sukses dalam memberikan ASI Eksklusif selama enam bulan maka diberikan penghargaan dari Puskesmas. 

Lanjut Eko Marmono yang sukses membawa Puskesmas Rapak Mahang raih Akreditasi Utama dan menjadi tempat kaji banding dari daerah lain. "Program Pro-Asik merupakan salah satu unggulan Puskesmas, kami selalu mengenalkan program ini kepada Puskesmas lain yang datang berkunjung untuk bisa diadopsi dan dikembangkan" Pungkas Eko.

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 87
Hari ini: 28
Total: 5627