Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

LIPUTAN PROGRAM UNGGULAN : KOLABORASI KEBIDAN & GNS PUSKESMAS KAHALA

Rabu, 14 Juni 2017

“Kolaborasi ini mampu Optimalkan Kesadaran Masyarakat Melalui Konseling Pranikah, Deteksi Dini Resiko Tinggi Bumil serta Cegah Kematian Ibu dan Bayi di Kahala” dokter Sofyan Kapusk Kahala

 

KUKAR : Setelah Lima tahun berjalan Gerakan Kebidan (Kemitraan Bidan dan Kemuling/Dukun) Puskesmas Kahala, mampu meningkatkan cakupan pelayanan persalinan ibu oleh tenaga kesehatan meskipun belum seratus persen seperti yang diharapkan. Berkaca dari kondisi tersebut Gerakan Kebidan Puskesmas dikolaborasikan  dengan program baru Gerakan Nikah Sehat atau GNS. “Supaya lebih optimal dalam mencapai sasaran maka GERAKAN KEBIDAN telah dikolaborasikan dengan GNS agar proses penguatan kesadaran ibu hamil dapat dimulai pada masa persiapan calon pengantin dan sebelum kehamilan” Kata Sofyan Kepala Puskesmas saat diitemui dikantornya (8/6).

 

 

Sofyan, yang juga seorang dokter kelahiran Kahala, menjelaskan bahwa beberapa tahun yang lalu pertolongan persalinan oleh dukun atau Kemuling diwilayahnya sangat tinggi, namun sejak digulirkannya gerakan Kemitraan Bidan dan Kemuling tahun 2012 perlahan ada penuruanan persalinan oleh dukun dan peningkatan persalinan oleh tenaga kesehatan. Dari catatan Puskesmas, tahun 2012 persalinan oleh nakes hanya 46% dan meningkat tajam pada akhir 2016 telah mencapai 90%.

 

Meskipun cenderung meningkat cakupan pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan, namun masih ada persalinan yang ditolong oleh dukun. “Keyakinan dan kepercayaan sebagian  anggota masyarakat terhadap dukun beranak masih tinggi, apalagi dukun beranak tersebut dianggap mempunyai kekuatan spiritual untuk mengatasi permasalahan persalinan” Ungkap Sofyan.

 

 

Untuk mengatasi hal tersebut ia melakukan kolaborasi antara Gerakan Kebidan yang sudah berjalan dengan Program Baru Gerakan Nikah Sehat.  Peluncuran Gerakan Nikah sehat pada tahun ini diharapkan mampu menguatkan gerakan kebidan dengan merubah keyakinan dan kepercayaan anggota masyarakat melalui Konseling Pranikah, Pengenalan Faktor Resiko dan Resiko Tinggi kehamilan serta pemahaman proses persalinan aman bagi Catin dan Pastin baru.

 

 

“Saya berharap Kolaborasi Gerakan Kebidan dan GNS mampu menguatkan kesadaran masyarakat untuk persalinan yang aman dan mendeteksi Dini Resiko Tinggi setiap ibu hamil serta mampu mencegah kematian ibu dan bayi” Pungkasnya.

Simpan sebagai :

Berita terkait :