Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

MESKI BANJIR, PUSKESMAS MUARA KAMAN TETAP BUKA PELAYANAN

Rabu, 14 Juni 2017

“Dirikan Dua Posko Layanan Darurat dan Sementara Stop Berikan Pelayanan Rawat inap” Jafar Kapus Muara Kaman

 

TENGGARONG- Sejak banjir melanda kecamatan Muara Kaman, Puskesmas tetap memberikan pelayanan kesehatan dan mendirikan Posko darurat pelayanan kesehatan tambahan yang berada lokasinya lebih tinggi Desa Tebelay dan Desa Muara Kaman Ulu, serta menghentikan sementara pelayanan rawat inap.  “Untuk sementara waktu selama banjir merendam Puskesmas Muara Kaman, kami stop berikan pelayanan rawat Inap,” kata Kepala Puskesmas Muara Kaman, Jafar melalui telpon.

 

Lanjutnya, oleh karena ruang rawat inap Puskesmas juga terendam banjir, maka bagi pasien yang menderita penyakit cukup parah, untuk penanganan selanjutnya harus dirujuk ke RSUD Dayaku Raja Kota Bangun.

Jafar menambahkan, sejak dua tahun terakhir Puskesmas Muara Kaman menyediakan pelayanan rawat Inap. Saat ini Kondisinya air masuk ke lantai pertama setinggi paha orang dewasa. Namun pihak Puskesmas tetap memberikan pelayanan kesehatan dengan menggunakan papan panggung setinggi satu Meter agar pelayanan kesehatan yang diberikan tim medis puskesmas kepada pasien tidak terganggu.

 

Selain itu juga, ia dibantu aparat sektor terkait telah membuka posko pelayanan kesehatan lapangan di dua tempat agar masyarakat tetap dapat mengakses pelayanan kesehatan meski kondisi banjir.

“Pos kesehatan lapangan selama banjir berlangsung di Muara Kaman ada dua, selain di Puskesmas Induk dan dua lagi di posko pengungsian di dusun Tebalay dan Muara Kaman Ulu. Tingkat kunjungan pasien ditiap pos masih normal, mencapai 8-10 pengunjung per hari, seperti hari biasanya ketika tidak banjir,”jelasnya.

 

Sementara itu Kabid Pelayanan Kesehatan(Yankes) Dinkes Kukar, Imam Pranawa Utama mengatakan, hanya Puskesmas Muara Kaman yang mengalami kebajiran, sedangkan puskesmas lainnya masih aman. Banjir yang melanda puskesmas Muara Kaman pasti terjadi kenaikan air Mahakam pasang.

“Hampir setiap tahun Puskesmas Muara Kaman kebanjiran ketikan air Mahakam pasang,”ujarnya.

 

 

Sejak 2015 Dinkes sudah mengusulkan untuk perpindahan puskesmas Muara Kaman ke tempat yang lebih aman dan lebih tinggi, tidak jauh dari kantor kecamatan Muara Kaman. Lahannya sudah tersedia, hanya anggarannya saja yang belum  tersedia.

 

“Sudah diusulkan perpindahan puskesmas ke lokasi yang aman dari banjir, dibangunkan gedung baru puskesmas, namun terkendala defisit anggaran pembangunan puskesmas harus ditunda,”ujarnya.(wel)

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 91
Hari ini: 28
Total: 5627