Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | RaGaPanTas ( Gerakan Keluarga Peduli Pencegahan & Atasi Stunting ) | Better Information - Better Decision - Better Health

Optimalisasi GeMa CerMat di Kutai Kartanegara

Jumat, 18 Oktober 2019

 

Dewi Dina Yuaniarti, S.Si, Apt Kepala Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kukar Selaku narasumber dalam pertemuan peningkatan kapasitas tenaga kefarmasian dalam hal pengelolaan sediaan farmasi dan optimalisasi kegiatan gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat ( GeMa CerMat ) yang di adakan oleh Dinkes Kukar di hotel grand Elthy selama 2 hari ( 17-18 Oktober 2019 )  dan diikuti oleh perwakilan Tenaga Kefarmasian dari 32 Puskesmas se-Kukar menyampaikan perlunya tenaga farmasi memberikan edukasi kepada masyakat tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat ( GeMa CerMat ).

GeMa CerMat yang dicanangkan oleh Menteri kesehatan RI pada tahun 2015 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian dan pemahaman masyarakat bahwa menggunakan obat secara benar adalah hal yang sangat penting. Tujuan GeMa CerMat tertuang melalui prinsip Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang yang di singkat DaGuSiBu.

Program GeMa CerMat berisi materi pengetahuan penting terkait penggunaan obat, yaitu mulai dari cara memilih, mendapatkan, menggunakan, menyimpan, hingga membuang obat dengan benar. Sehingga nantinya masyarakat diharapkan dapat Memilih obat dengan benar, Tahu penggolongan obat, Mendapatkan obat sesuai indikasi medis, Mengetahui hal-hal penting sebelum menggunakan obat, Melakukan swamedikasi dengan tepat, Menggunakan obat secara rasional, Mencapai tujuan penggunaan obat, Menggunakan antibiotik secara bijak, Mencegah efek samping obat akibat penggunaan yang keliru, Mencegah resistensi bakteri atau mikoorganisme penyebab penyakit, Mencegah penyalahgunaan obat-obatan, Mengurangi pencemaran lingkungan akibat penguraian bahan-bahan obat.

fddfsdgsg

dalam kesempatan itu pula, dewi berpesan agar seluruh Tenaga kefarmasian membuat pencatatan dan pelaporan yang baik tentang keluar masuknya obat dan di entry kedalam sistem aplikasi yang telah ada di Puskesmas. Dan dengan adanya pertemuan ini beliau berharap sedikit demi sedikit persoalan yang selama ini timbul dapat terselesaikan dengan baik.

Pertemuan ini juga dimanfaatkan tenaga kefarmasian menyampaikan permasalahan seputar pengeloaan obat di puskesmasnya masing - masing mulai dari perencanaan , pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian obat yang masih sering menjadi kedala. Program pengobatan di puskesmas merupakan bentuk pelayanan dasar yang bersifat kuratif, sehingga di sadari ataupun tidak ketersediaan obat pada unit pelayanan khususnya Puskesmas akan mempengaruhi mutu pelayanannya.

 

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 17
Hari ini: 27
Total: 15220