Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

OPTIMIS PUSKESMAS LOA IPUH RAIH AKREDITASI

Senin, 24 Oktober 2016

“Berharap Puskesmas Yang Dipimpinnya Mendapatkan Predikat Minimal Madya” drg. Bagus.

TENGGARONG- Kepala Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong, drg Bagus Catur Riyanto merasa optimis, tahun ini puskesmas yang dipimpinnya, bisa meraih akreditasi dari Kemenkes RI, karena Puskesmas Loa Ipuh sudah meraih Sertifikat penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001-2008 sebanyak tiga kali berturut-turut, selama sembilan tahun.

“ Mudah-mudahan tahun ini, Puskesmas kami bisa meraih Akreditasi, biasanya, kalau sudah meraih Sertifikat Manajemen Mutu ISO, maka akan lebih mudah meraih  penetapan Standar Akreditasi Nasional. Sesuai dengan Permenkes Nomor 75 Tahun 2015 bahwa Puskesmas , Klinik Pratama dan Praktek Mandiri di Indonesia harus terakreditasi paling lambat tahun 2019.  “ ujar Bagus, diruang kerjanya kemarin.

Dia menambahkan, penilaian akreditasi sudah dilakukan oleh tim penilai dari Kemenkes, pada 22-24 September lalu. Tahun ini, puskesmas Loa Ipuh bersama empat Puskesmas lainnya di Kukar, seperti Loa Kulu, Rapang Mahang dan Sebulu yang sudah dilakukan penilaian. Namun Puskesmas Samboja dilakukan penilaian pada akhir bulan Oktober ini.  Akreditasi nantinya terbagi empat kategori, Dasar, Madya, Utama dan Paripurna. Ia berharap Puskesmas yang dipimpinnya mendapatkan predikat minimal Madya.

 

“ Hasilnya dapat diketahui, tidak secara bersamaan, kemungkinan yang lebih dulu menerima hasilnya adalah Puskesmas Rapak Mahang, karena sudah dilakukan penilaian sejak lama, “ ujarnya.

Penilaian yang dilakukan tim penilai, meliputi penilaian internal, seperti pelayanan kepada masyarakat didalam ruangan, manajemen administrasi atau Private internal, yang dilakukan tiap unit pelayanan di Puskesmas Loa Ipuh. Penilaian lainnya meliputi penilaian Eksternal, sebagai upaya memberikan kesehatan kepada masyarakat, seperti pengoptimalisasi kinerja Pusban, Posyandu dan Puskesmas keliling.

 “ Penilaian Eksternal juga meliputi, penilaian komunikasi dan koordinasi kepada masyarakat, seperti kerjasama dengan Kecamatan, kelurahan, lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat, agar terjalin interaksi yang baik dilingkungan Eksternal Puskesmas Loa Ipuh, “ paparnya.

Bagus menambahkan, Puskesmas Loa Ipuh menjadi pilihan masyarakat untuk berobat, sebanyak 120 orang berobat setiap hari, karena diuntungkan lokasi Puskesmas yang terletak di Pusat kota, serta sasaran mutu sudah diterapkan di Puskesmas Loa Ipuh, semua sudah terukur dengan waktu dan SOP, seperti pemeriksaan pasien, untuk penyakit ringan, pemeriksaan hanya membutuhkan waktu lima menit, penyerahan resep dan penerimaan obat membutuhkan waktu lima menit.(Andriansjah)

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :