Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

Pertemuan Peningkatan Kualitas Data Dan Informasi Puskesmas

Kamis, 26 Nopember 2015

Tenggarong : Dinas Kesehatan saat ini sudah mengembangkan Sistem Komunikasi Data Kesehatan elektronik yaitu Simpus Rawat jalan dan Gizi KIA. Namun sistem ini masih menggunakan jalur offline yang mempunyai banyak kendala dan disisi lain esensi datanya belum mewakili semua program. Disamping itu masih dijumpai kuantitas data yang tidak sesuai dengan kondisi dilapangan yang dapat menimbulkan polemik pada saat membuat kebijakan selanjutnya, Ujar Koentijo Kadinkes Kukar saat membuka acara Pertemuan Peningkatan Kualitas data dan Informasi bagi petugas Kukar di Hotel Litza Tenggarong (9/11). 

Lanjutnya, ia berharap petugas pengelola data puskesmas harus kritis dan menyortir data dari program yang akan diinput sebelum menjadi informasi. Petugas tersebut harus memahami bila mendapatkan data dari program terkait penyakit-penyakit yang menimbulkan wabah, penyakit yang muncul kembali setelah sekian lama dinyatakan hilang dan penyakit-penyakit yang berpotensi KLB. 

Pertemuan yang dihadiri oleh 32 petugas koordinator data puskesmas akan membahas tentang berbagai hal terkait data yang ada di puskesmas dan jaringannya. Weldy selaku penanggung jawad komunikasi data Dinas Kesehatan mengatakan, bahwa sampai bulan Oktober laporan data simpus 32 puskesmas hanya 50% artinya separuh puskesmas belum mengirim laporan tersebut sampai bulan yang sudah ditentukan.

 

Beberapa faktor yang menjadi penyebab kendala dalam laporan tersebut adalah kurang aktif dan rutinnya petugas dalam melakukan input data, kendala software antara puskesmas dan dinas kesehatan, kendala jaringan internet dan kendala jaringan LAN yang ada di puskesmas. 

Menanggapi hal ini, Weldy menjelaskan untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya sudah menyiapkan design software sistem informasi berbasis online yang akan diujicobakan pada Tahun 2016 untuk tiga puskesmas di kecamatan Tenggarong. Design tersebut akan lebih memudahkan puskesmas untuk mengakses software simpus tanpa kendala kerusakan aplikasi, namun dibutuhkan jaringan internet yang memadai untuk dapat melakukan input dan mengirim data. Pihaknya yakin bila diterapkan akan mengurangi kendala dalam komunikasi data tersebut, namun yang lebih penting petugas koordinator data harus rutin melakukan input data secara berkala, tegasnya.

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 19
Hari ini: 28
Total: 5627