Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

PUSKESMAS DILATIH MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN BLUD Sub : Dua Puskesmas Belum Persentasi BLUD

Kamis, 1 Desember 2016

TENGGARONG- Demi memantapkan penerapan BLUD di Kukar, sebanyak 32 Puskesmas se-Kukar dilatih pembuatan pelaporan keuangan PPK BLUD, sebanyak 20 Puskesmas sudah berubah status menjadi BLUD, sebanyak 10 Puskesmas sudah persentasi persiapan menjadi BLUD, sedangkan dua Puskesmas yaitu Tabang dan Muara Kaman belum lakukan persentasi persiapan perubahan status menjadi BLUD.

“ Seluruh Puskesmas dilatih pembuatan Laporan bagi PPK BLUD se-Kukar, “ kata Plt Sekretaris Dinkes Kukar Imam Pranawa Utama, usai membukan pelatihan di Hotel Grand Fatma Tenggarong,  Rabu(23/11) kemarin.

Tujuan diadakan pelatihan ini menurut Imam, sebagai antisipasi agar pelaporan keuangan BLUD bisa lebih bagus lagi saat berubah status menjadi BLUD, sebelumnya sudah ada pelatihan-pelatihan, namun saat pra evaluasi, masih ditemukan laporan yang ada kesalahan dan butuh perbaikan. Saat dinkes diskusi dengan tim penilaian kabupaten, disarankan untuk digelar lagi pelatihan pembuatan pelaporan BLUD.

“ Setelah pelatihan selesai, diharapkan BLUD Puskesmas menerapkan apa yang didapat selama pelatihan yang berlangsung dua hari, 23-24 November 2016 ini, semoga laporan keuangannya menjadi lebih bagus, “ jelasnya.
Sebanyak dua Puskesmas belum lakaukan persentasi persiapan peralihan status menjadi BLUD, yaitu Puskesmas Tabang dan Muara Kaman, tapi kedua Puskesmas ini sudah mempersiapkan diri menjadi BLUD, dengan diikut sertakan menjadi peserta pelatihan Laporan Keuangan PPK BLUD Bagi Puskesmas Se-Kukar.

Imam mengakui, laporan keuangan bagi BLUD nantinya akan lebih mudah dibuatkan, karena sudah tersedia Aplikasi yang terformat dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kukar(BPKAD), untuk membuat laporan BLUD langsung mengisi di Aplikasi yang sudah tersedia.

“ Waktu belum berubah status menjadi BLUD, laporan keuangan harus diperiksa dan disetujui Dinkes Kukar terlebih dahulu, menjadi BLUD tinggal isi Format laporan yang tersedia di Aplikasi, “ katanya.
Yang menjadi pematerinya dari Dinkes dan BPKAD Kukar. Dari pelatihan ini diharapkan semoga laporan keuangan akan lebih bagus lagi kedepannya. Diperkirakan dalam waktu dekat ini, akan dilakukan penilaian visiting dari tim penilai Pemkab Kukar.

“ Sekitar Bulan Desember nanti, penilaian kelayakan BLUD Puskesmas akan dilakukan oleh tim penilai dari Kabupaten, mudah-mudahan semua Puskesmas bisa lulus penilaian, dan layak mengelola BLUD, “ ujarnya.
Imam menambahkan, keuntungan Puskesmas berganti status menjadi BLUD, mempersingkat alur Birokrasi jika ingin belanja keperluan internal Puskesmas, tidak perlu melalui Dinkes lagi, sebagaimana belum berubah menjadi BLUD.

“ Jika keuangan BLUD Puskesmas tersedia dan layak untuk membeli obat, bisa langsung membeli obat, tanpa harus koordinasi terlebih dahulu dengan Dinkes, “ ujarnya.(Ry/WA)

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 14
Hari ini: 23
Total: 11405