Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

PUSKESMAS SAMBOJA OPTIMIS RAIH PREDIKAT AKREDITASI

Senin, 7 Nopember 2016

“Meskipun ada sarana yag belum optimal namun optimis memperoleh minimal Predikat Utama” Kabid Binkesmas

 SAMBOJA : Suasana nampak sangat tegang menyelimuti wajah-wajah staf pada Acara Opening Meeting Survai Akreditasi Nasional di Puskesmas Samboja (3/11), namun suasana segera menjadi cair ketika Ketua Tim Surveyor Dewi dari Kemenkes RI memberikan sambutan dengan senyum yang ramah yang dimulai dengan menjelaskan etika surveyor Akreditasi. Kegiatan ini juga dihadiri dan dibuka oleh Koentijo Kadinkes didampingi oleh beberapa pejabat eselon dilingkungan Dinkes Kukar.

 Dalam sambutannya Koentijo menjelaskan, Survey akreditasi ini merupakan yang kelima dari lima Puskesmas yang direncanakan. Puskesmas yang sebelumnya dilakukan penilaian adalah Loa Ipuh, Rapak Mahang, Sebulu I, dan Loa Kulu.  Ia berterimakasih pada Tim Surveyor yang saat ini langsung datang dari Kemenkes, pada survai sebelumnya selalu diwakili oleh Tim Akreditasi Propinsi.

 Koentijo merasa optimis dan yakin bahwa kerja sama antar staf dalam proses manajemen persiapan akreditasi yang dilakukan selama beberapa bulan di Puskesmas Samboja akan berhasil dengan baik meraih status akreditasi nasional. Apalagi ditunjang prestasi Puskesmas Berprestasi tingkat Regional Tahun 2016

 Senada yang disampaikan Kadinkes, dokter Yazid, Kepala Puskesmas Samboja mengatakan pihaknya sudah melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran staf untuk menyiapkan dokumen administrasi manajemen, dokumen UKP dan UKM serta kegiatan lintas sektor. Ia pun menyampaikan program unggulan puskesmas yang digarapnya dengan kerjasama lintas sektor. “Program Unggulan kami adalah Puspa Kasih dan Bank Sampah. 

PUSPA adalah kepanjangan dari Pusat Pemantauan dan Persalinan Aman sedangkan KASIH kepanjangan dari Kader Sayang Ibu Hamil” papar Yazid.

 Sementara itu, Tim Surveyor yang diketuai oleh Dewi dari Kemenkes, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penilaian terhadap seluruh komponen manajemen administrasi maupun upaya pelayanan kesehatan secara obyektif namun tidak mengesampingkan fungsi pembinaan kepada puskesmas.

Ia dan anggota tim lainnya melakukan penilaian selama tiga hari sejak hari ini (3/11). Dari hasil penilaian tersebut menurutnya, staf Puskesmas sangat respon dan cepat melakukan perbaikan dokumen yang disarankan, beberapa permasalahan yang harus ditindaklanjuti oleh Dinkes Kukar adalah persoalan feedback kinerja puskesmas yang belum dilakukan oleh Dinkes Kukar dan persoalan laha parkir dan pagar puskesmas. Sampai hari terkahir,  ditanya tentang hasil penilaian maka tim survai menolak memberikan simpulan awal strata akreditasinya. “Kami akan bawa hasil survai ini ke Kemenkes untuk dilakukan kajian mendalam sebagai bahan penenentuan strata akreditasi puskesmas tersebut” Ujar Dewi.

 Menanggapi permasalahan terkait peran Dinkes Kukar, Koentijo Kadinkes Kukar melalui Imam Kabid Binkesmas mengatakan terkait dengan sarana parkir yang belum memadai dan rumah dinas puskesmas yang sudah tidak layak, ia menjelaskan bahwa rencana kedepan lahan parkir akan diperluas dengan memindahkan rumah dinas ke belakang puskesmas.

 Kemudian optimalisasi Perencanaan Tingkat Puskesmas dan Penilaian Kinerja Puskesmas akan terus dilakukan termasuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Menurutnya puskesmas Samboja direncanakan akan menjadi Puskesmas 24 Jam dengan pertimbangan kelayakan sarana yang ada dan banyaknya kasus pelayanan kesehatan dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apapun hasil rekomendasi dari Tim Surveyor akreditasi ini, ia optimis Puskesmas Samboja mampu meraih minimal strata Utama dalam proses akreditasi kali ini. (waa)

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 63
Hari ini: 18
Total: 11401