Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

TRC PUSKESMAS, ATASI MASALAH KESEHATAN KORBAN BANJIR DI SAMBOJA

Rabu, 10 Mei 2017

“Meskipun Tidak ada korban jiwa, kami tetap melakukan kunjungan ke lokasi banjir dan memberikan pelayanan kesehatan yang diperlukan” Sugiarti Kapus Sungai Merdeka

SAMBOJA : Banjir yang melanda kelurahan Sungai Merdeka dan Sungai Seluang sejak Minggu malam yang lalu sempat menimbulkan kepanikan masyarakat, karena masyarakat tidak dapat beraktifitas seperti biasanya. Banjir tersebut kemungkinan dikarenakan curah hujan tinggi serta kondisi lahan penyerapan yang mulai tidak berfungsi karena rusaknya alam sehingga air meluap menggenangi dua kelurahan tersebut. “Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa,  namun tetap menimbulkan dampak sosial dan kesehatan masyarakat secara umum. Untuk itu Tim Gerak Cepat Puskesmas Sungai Merdeka melakukan kunjungan ke lokasi-lokasi bencana memberikan bantuan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat” Ujar Sugiarti Kapus Sungai Merdeka saat dihubungi melalui telepon. (9/5).

 

Pada awal bencana banjir melanda, Tim Reaksi Cepat Puskesmas Sungai Merdeka dan Samboja sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan, Koramil dan Kelurahan setempat untuk mengidentifikasi  (survailance)  skala luas dan ekskalasi korban banjir di lokasi tersebut kemudian secara cepat melakukan penanganan khususnya dampak kesehatan yang ditimbulkan dari bencana.

Lanjut Sugiarti, yang juga sebagai dokter di Puskesmas Sungai Merdeka. Dari hasil pengamatan Puskesmas, belum ada titik kumpul untuk tempat pengungsian para korban banjir maka beberapa anggota masyarakat hanya pindah sementara di rumah keluarga yang tidak terkena banjir. Mengkaji kondisi tersebut, Puskesmas melakukan langkah cepat mengunjungi setiap lokasi RT yang terkena dampak banjir dan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun beberapa penyakit diderita masyarakat mulai muncul akibat banjir tersebut diantaranya adalah gatal-gatal, dan ISPA.

 

Untuk mengantisipasi kesehatan ibu dan anak, maka pihak puskesmas juga melakukan pelayanan kesehatan kunjungan melalui Pusling kepada ibu hamil, ibu nifas, bayi dan balita di setiap RT. “Untuk menjaga kondisi kesehatan bumil, bufas, bayi dan balita di lokasi banjir, maka Puskesmas melakukan kunjungan rumah ke sasaran tersebut”. Terang Sugiarti.

 

Sampai berita ini diturunkan kondisi banjir sudah mulai surut. “ Meskipun banjir sudah surut namun kami tetap waspada dan melakukan kunjungan ke lokasi secara rutin serta memastikan masalah kesehatan sudah bisa teratasi semua” Pungkasnya.

Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 73
Hari ini: 9
Total: 9008