Responsive image
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kab. Kutai Kartanegara | Mohon maaf, website masih dalam tahap pengembangan | Better Information - Better Decision - Better Health

UJI COBA QUICK WINS SISTEM MANUAL RUJUKAN DI TIGA PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT

Selasa, 25 Oktober 2016

“Hasil Uji Coba Menjadi Bahan Kajian Penyempurnaan Sistem”

Tenggarong : Permasalahan kematian ibu dan bayi masih menjadi perhatian utama bagi Kutai Kartanegara. Hal ini yang menjadi perhatian Tim Manajemen Perubahan Dinkes Kukar melakukan koordinasi dengan penanggungjawab program Pelayanan Kesehatan untuk memulai penerapan Sistem Manual Rujukan Maternal Neonatal yang digadang mampu mengatasi persoalan diatas dan menjadi upaya prioritas pada tahun 2016 ini. Ujar  Imam Pranawa Ketua Tim Manajemen Perubahan (MP) Dinkes Kukar saat ditemui diruang kerjanya (21/10). Lanjutnya Tim MP menyepakati agenda Quick Wins Tahun 2016 Dinkes Kukar adalah menyukseskan penerapan Sistem Manual Rujukan Maternal Neonatal yang pada awalnya diujicobakan untuk tiga puskesmas serta rumah sakit di Kukar.

Senada yang disampaikan Kabid Yankesmas Ismi Mufidah bahwa Sistem Manual Rujukan ini diharapkan menjadi sistem yang dapat mengatasi permasalahan kematian ibu dan anak, untuk itu penerapan sistem ini diperlukan komitmen yang kuat pihak-pihak yang bekerja sama mulai dari puskesmas dan jejaringnya sampai Rumah sakit  dan BPJS.

Ismi menjelaskan Sistem Manual Rujukan adalah sistem rujukan khusus untuk kasus maternal dan neonatal yg berkaitan dgn diagnosis, terapi, tindakan medik. yang kegiatannya berupa pengiriman pasien, rujukan bahan/spesimen utk pemeriksaan laboratorium, dan rujukan ilmu pengetahuan tentang maternal & neonatal.

Dokumen manual rujukan ini nanti menjadi pedoman bagi fasilitas pelayanan kesehatan dan petugas kesehatan di berbagai jenjang tentang terselenggaranya upaya pelayanan maternal dan neonatal pada tingkat pelayanan kesehatan dasar dan rujukan secara berjenjang, terpadu, efektif dan efesiensi dalam rangka penurunan AKI dan AKB.

Untuk mempercepat tujuan dari Quick Wins Sistem Manual Rujukan Maternal Neonatal ini, maka Ismi menjelaskan akan dilakukan uji coba penerapan pada Puskesmas Kota Bangun, Samboja dan Sebulu I dengan masing-masing rumah sakit rujukannya yaitu Rumah Sakit Dayaku Raja, AM Parikesit dan Abadi Samboja.
Setiap pasien maternal dan neonatal dari Puskesmas dan jejaringnya akan dilakukan identifikasi sesuai kategori dan dirujuk sesuai dengan jenjang rujukan ke Puskesmas PONED atau Rumah sakit PONEC, tambahnya.



Dalam kerjasama penerapan sistem ini, ia berharap pihak terkait sudah mempersiapkan alur rujukan terencana maupun emergensi secara cepat, tepat, efektif dan efisien untuk mengurangi kepanikan dan kegaduhan.
Prinsip lain yang harus disiapkan oleh Tim Manual Rujukan ini adalah Penyelenggaraan pelayanan maternal neonatal yang menyeluruh dan terintegrasi sesuai prinsip continuum of care disertai sumber pembiayaan yang jelas pada setiap jenis dan jenjang pelayanan, Adanya penjenjangan dan regionalisasi fasilitas pelayanan kesehatan yang meliputi RS PONEK, RS Jejaring, Puskesmas PONED, Puskesmas Non PONED dan fasilitas kesehatan lainnya (Dokter praktek umum, dokter praktek spesialis,  bidan praktek mandiri, klinik swasta, rumah bersalin)

Hasil uji coba sistem manual rujukan maternal neonatal tahun ini menjadi bahan penyempurnaan penerapan pada tahun mendatang, disamping perlu penguatan pada regulasi menjadi Peraturan Kepala Daerah dalam Sistem Manual Rujukan Maternal Neonatal.(WAA)


Simpan sebagai :

Berita terkait :

   KATEGORI       

Link Aplikasi

Link Terkait

STATISTIK

Online: 63
Hari ini: 17
Total: 10279